Sabtu, 27 Februari 2016

"Penuh dengan belas kasihan"

Rasa penuh dengan belaskasihan itu muncul dari hati yang bersih, ketika melihat orang lain berada dalam suatu tekanan dunia. Tekanan yang berasal dari : ekonomi,sosial politik pertahanan dan keamanan,he hati yang penuh dengan belaskasihan adalah suatu panggilan karena ada harga yang harus dibayar. Yang harus dibayarkan pada penuh belaskasihan adalah komitmen untuk tetap mempedulikan orang lain tanpa meminta balasan apapun kepada siapapun. Penuh belaskasihan kepada orang lain itu membutuhkan konsistensi dan energi (osdower).dan biasanya seseorang yang yang penuh dengan belaskasihan itu banyak musuh atau banyak yang tidak menyukai.
"Berpuasa yang KUkehendaki supaya engkau membuka belenggu kelaliman, melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap
kuk, supaya engkau memecahkan roti bagi  lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang tela jang, supaya engkau memberi dia pakaianberpsupaidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri! Apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang engkau inginkan sendiri dan memuaskan hati orang lain yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan gelapmu akan seperti rembang tengah hari."

Apakah korelasinya antara berpuasa dengan penuh belaskasihan, kalau dilihat dari tataran teori dan tata bahasa tidak ada benang merahnya antara dua kalimat itu tetapi sampai kepada tataran iplementasi sangat berhubungan. Kata berpuasa berasal dari kata puasa yang artinya: menahan lapar dan haus serta mampu menahan segala hal hal yang sifatnya negatif (hawa napsu duniawi) yang muncul tiba tiba atau direncanakan. Tetapi manusia sering menyalah artikan kata berpuasa atau membatasi arti dan makna berpuasa dengan kata tidak makan dan minum. Bersamaan dengan puasa yang dilakukan tindakanya sangat kontradiktif dengan esensi puasa, kalau selagi berpuasa mereka masih berpikir indifidualisme atau berpikir untuk diri sendiri"

" Mengapa kami berpuasa ENGKAU tidak memperhatikan juga? Mengapa kami merendahkan diri dan ENGKAU tidak mengindahkanya juga. Umat pilihanNYA melakukan puasa lahiriah saja sehingga hati ALLAH tidak tergoyahkan, umatNYA sudah merendahkan diri, DIA tidak mengindahkanya".
Kata merendahkan diri disini memperlihatkan kemunafikan umatNYA, DIA tau bahwa mereka tidak benar benar merendahkan dirinya dihadapan TUHAN maka dari itu DIA tidak dihiraukanya. UmatNYA menginterprestasikan puasa menurut pikiranya sendiri bukan menurut kehendak DIA,oleh karenanya IA tidak berkenan segala aktifitas yang dikerjakan mereka.

Apa alasan mengapa IA tidak menghiraukan mereka karena "Sesungguhnya pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu , engkau mendesak ndesak semua buruhmu, sesungguhnya kamu berpuasa sambil berbantah bantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena mena".
 Ada tiga alasan mengapa ALLAH tidak berkenan kepada puasa umatNYA:
1. Mengurusi urusanmu sendiri
2. Mendesak ndesak semua buruhmu
3. Sesungguhnya kamu berpuasa sambil berbantah bantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena mena.
 Berpuasa menurut setandarnya ALLAH adalah puasa yang menyeluruh yaitu melibatkan pikiran, ucapan dan tindakanya atau bukan hanya jasmaninya yang berpuasa tetapi juga rohaninya juga berpuasa. Kalau kita berpuasa kita perlu yang namanya tindakan puasa lebih dari tidak makan dan tidak minum atau aplikasi puasa dalam tindakan yang nyata:

1. Membuka belenggu belenggu kelaliman, supaya segi kehidupan yang .muncul baik yang berasal dari keinginan daging maupun yang berasal dari eksternal baik melalui pribadi maupunpok atau melalui sistim pemerintah.

Kekuasaan tanpa hukum adalah bentuk kelaliman, demikian pula dengan tindakan mencari muka terhadap atasan. Tindakan melepaskan belenggu kelaliman adalah mengusir  dan meniadakan bentuk bentuk kelaliman dari berbagai segi kehidupan yang muncul dari keinginan daging mapun dari eksternal baik baik melalui pribadi, kelonpook maupun sistim pemerintahan. Membuka belenggu kelaliman itu dengan hidup tidak melakukan penindasan terhadap buruh maupun budak. Membuka belenggu kelaliman itu mengenal DIA dengan benar, memuliakanya dengan tulus dan selalu mengucap syukur. Tetapi yang dilakukan umatnya justru sebaliknya, "sebab sekalipun mereka mengenal ALLAH, tetapi mereka tidak memuliakan DIA atau mengucap syukur kepadaNYA. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. Mereka berangkapan bahwa puasa yang dilakukan mampu mampu menyuap ALLAH dan meluhkan hatiNYA dan membuat DIA berkenan. Umat pilihanya menganggap apa yang dilakukanya penuh dengan hikmat walaupun pada dasarnya bodoh.

"Sebab mereka menggantikan kebenaran ALLAH dengan dusta,memuja dan menyembah makluk dengan melupakan penciptanya yang harus dipuji selama lamanya,amin". Dan karena mereka tidak perlu mengakui ALLAH,maka ALLAH menyerahkan kepada pikiran-pikiran yang terkutuk sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas: penuh dengan rupa-rupa kelaliman,kejahatan,kesrakahan,dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan. Mereka adalah pengumpat, pemfitnah pembenci ALLAH, kurang ajar, congkak, sombong pandai dalam kejahatan, tidak taat pada orang tua, tidak berakal, tidak setia,tidak mengenal belaskasihan. Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan hukum ALLAH, setiap orang melakukan hal hal demikian patut dihukum mati, mereka bukan hanya melakukanya sendiri tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukanya.

2. "Supaya kamu memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk dan membuka belenggu-belenggu kelaliman."

Kelaliman adalah tindakan yang sangat jahat dari pribadi kepada pribadi, dari pribadi, dari pribadi kepada kelompok, dari kelompok kepada kelompok dan dari pemerintah kepada rakyat, seperti YESUS berkata: "Pemerintah, memerintah dengan tangan besi". Ada hak-hak rakyat yang harus berkurang karena digunakan untuk menjalankan roda pemerintahan disamping itu ada kewajiban sumbangsih yang diberikan rakyat kepada negara supaya negara tidak bangkrut. Yang membingkai hubungan antara pemerintah dan rakyatnya adalahh konstitusi (regulasi) atau Undang-Undang, Regulasi  tersebut mengatur hak dan kewajiban masing-masing. Dengan aturan yang dibuat untuk mengendalikan pribadi atau perseorangan, golongan tertentu dan pemerintah untuk berbuat atas nama negara tetapi untuk kepentingan pribadi dan berbuat melawan hukum atas nama pribadi kepada pribadi yang lainya. Masing masing pihak harus bekerja berdasarkan konstitusi yang berlaku di negara ini dengan tidak mengabaikan kepentingan umum atau rakyat banyak. Jangan sampai di dalam menyelenggarakan pemerintahan terjadi kong kalikong anara eksekutif, legeslatif dan yudikatif dan pengusaha untuk mencari keuntungan pribadi dan golonganya sendiri dan mengatasnamakan negara untuk mengeksploitasi Sumber Daya Alam. Jangan sampai regulasi yang dibuat para pengambil kebijakan hanya melegagalkan sesuatu yang pada dasarnya itu tidak legal yang rakus dan tamak mengeruk kekayaan Alam negara ini. Tindakan-tindakan lain yang dilakukan oleh para pengambil kebijakan yang demikian adalah tergolong tindakan yang lalim. Oleh karena itu untuk meredam tindakan diatas diperlukan batasan dan dibatasi dengan Undang-Undang yang dibuat sebenar-benarnya tanpa ditumpangi dengan berbagai unsurkepentingan  oknum-oknum yang tidak bertanggung-jawab dan aturan yang dibuat bukan pasal-pasal karet yang hanya menguntungkan segelintir orang yang abai terhadap kepentingan dan kemaslahatan orang banyak. Hak rakyat adalah menerima pelayanan yang adil dari dari pengambil kebijakan, dengan mendapatkan perlindungan, kesejahteraan dan kecerdasan dari negara, sebab itu sudah  diatur oleh konstitusi. Kalau mereka sebagai pemimpin tidak memenuhi hak-hak rakyatnya itu adalah pemerintahan yang lalim, oleh karena itu untuk membuka belenggu kelaliman menjadi tugas dan panggilan para pengikut KRISTUS. Oleh karena itu persiapan hati, pikiran dan tindakan iman untuk memikul beban dan tanggung-jawab. Dengan Kuasa ROH KUDUS pasti mampu untuk melakukan semuanya itu.

Kamis, 25 Februari 2016

Setiap orang membutuhkan kedamaian, tetapi kedamaian itu hanya didapat di dalam KRISTUS YESUS karena DIA adalah sumber dari segala sumber kedamaian tersebut. Damai yang DIA berikan sangat besar dan menjadikan hati serta hidup kita menjadi bersukacita, selama TUHAN beserta dengan kita dan selalu berharap hanya kepada DIA. YESUS adalah raja damai sebagai seorang raja tentu IA rakyat NYA hidup penuh damai,apa yang membuat manusia bisa damai 
Maka jauhkanlah kecongkakan hidup dari kehidupan orang percaya tetapi lawanlah kesombongan itu dengan kerendahan hati dan kasih, karena hanya dengan kasih banyak menutupi banyak sekali dosa termasuk dosa kesombongan.

Tetapi liang batu juga ada hubunganya dengan hati Edom yang sangat keras (keras hati) untuk tidak mengenal kebenaran, menjadi musuh. Kebenaran yang selalu melawan kehendak ALLAH yang diiplementasikan dengan menguasai bangsa Israel dengan menjadikanya sebagai budak, menjarah semua kekayaan bangsa Israel. Untuk itu sudah wajar kalau DIA menjatuhkanya ketempat yang paling dalam dan tidak bisa bangun- bangun lagi. Menjatuhkanya atau menurunkanya, Edom yang berkaitan dengan kebutuhan jasmani yaitu kebutuhan pokok ikut jatuh dan menjadi miskin. Karena kemiskinan itulah maka mereka tidak ada yang menghargai baik kawan maupun lawan, karena di didunia yang gelap ini tidak ada kawan atau lawan abadi yang ada hanya mencari keuntungan, jika untung  maka dianggap sebagai kawan tetapi jika tidak menguntungkan maka dia anggap sebagai lawan kalau perlu dimusuhi dan dijadikan target untuk dibunuh. Mengapa bisa demikian, karena napsu kekuasaan dan jabatan, derajat pangkat harta kemewahan. Mereka tidak punya kasih sehingga begitu tega untuk mencelakan orang lain hanya demi kekuasaan.

B


Kamis, 28 Januari 2016

"Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, pendamai,peramah,penurut, penuh belaskasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak, tidak munafik. Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai."

Kata Murni adalah segala sesuatu yang belum terkontaminasi dengan unsur dan idiologi yang lain atau berasal dari luar komunitasnya, dengan kata lain murni itu natural seperti ketika ada sebagaimana sejak semula , oleh karena itu ALLAH sangat suka kepada umatNYA yang murni baik jasmani maupun rohasni seperti ketika dilahirkan yang belum tercampur dengan semua jenis dosa. Tetapi apakah manusia yang telah kehilangan kemuliaan ALLAH itu bisa murni (seputih salju), bagi DIA tidak ada yang mustahil, sebagai pengikut KRISTUS yang paling pokok adalah memurnikan iman kepada ALLAH dan menghilangkan orientasi yang salah dalam mengikut DIA.

Kata murni disini berkaitan dengan hubungan manusia dengan ALLAH dan hanya kepadaNYA saja yang harus kita ikuti dan tidak menengok ke kanan dan ke kiri, hanya dengan ketulusan dalam mengasihi DIA maka kehidupan kita akan aman tentram dalam lindunganNYA. Iman yang murni kepadaNYA yang akan membuat manusia itu akan menerima kasih karunia dari TUHAN ALLAH.

"Selanjutnya pendamai"
 Pendamai adalah seseorang yang sukanya hidup penuh dengan damai, ia selalu ingin berdamai dan berusaha mendamaikan yang sedang bertikai. Apa yang kita kerjakan ini hanya ingin mengikuti jejakNYA KRISTUS karena DIA adalah raja damai yang mendamaikan antara ALLAH dan manusia, yang mendamaikan antara manusia dengan manusia maupun manusia dengan alam dan lingkungan sekitarnya. Mengapa DIA disebut raja damai? "Bangsa yang berjalan  di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di Negeri kekelaman, atasnya, terang telah bersinar." Kata Bangsa yang berjalan dalam kegelapan dan siapa yang disebut bangsa yang berjalan kegelapan? adalah bangsa-bangsa yang tidak segaris dan seturut dengan hukumNYA TUHAN, dalam hal ini termasuk Bangsa Israel, sekalipun ia adalah umat pilihan ALLAH kalau berkontradiktif dengan DIA maka dia juga disebut  bangsa yang berjalan dalam kegelapan yang membutuhkan terang itu supaya tidak tersesat. "Bangsa yang  ada dalam kegelapan dan kekelaman telah melihat terang".

Yang dimaksud Yesaya dengan melihat terang, adalah berita akan  datangnya Raja Damai karena IA yang menunjukan dan menjadi petunjuk bagi bangsa-bangsa yang ada dalam kegelapan dan kekelaman untuk bisa melihat terang. Dengan berjalan mengikuti terang  itu maka bangsa-bangsa akan sampai kepada tujuan hidup yang sejati dan benar yang penuh dengan damai sejahtera dan suka-cita. Tetapi bagi manusia yang tidak mau bergeming dan tidak mau beranjak dari kegelapan yang mereka alami mereka tidak bisa melihat dan menikmati terang itu. Oleh karenanya jangan mengeraskan hati dan berjalanlah untuk melihat terang itu supaya terang itu tidak berlalu dari kita, untuk itu syaratnya harus mau keluar dari kegelapan tersebut, dengan tuntunan dan bimbingan ALLAH yang empunya terang sekaligus penciptanya niscaya seseorang tidak akan tersesat dan 100% akan sampai kepada tujuanya. Mereka akan bertemu dengan raja damai, siapa yang mau mengikuti Raja damai secara otomatis hidupnya akan merasakan damai yang kekal sejati.

"ENGKAU yang telah menimbulkan banyak sekali sorak-sorak dan suka-cita yang besar; mereka telah bersukacita dihadapanMU, seperti seperti sukacita diwaktu panen seperti orang bersorak-sorak seperti waktu membagi-bagikan jarahan."
 Kata menimbulkan,makna dan artinya sama dengan membuat dan menjadikan bersukacita, suka-cita yang datang dari DIA, sifatnya kekal dan tidak ada durasi waktu atau berdasarkan momen saja makanya Rasul paulus berkata:"Bersukacitalah senantiasa", bersukacita itu lawan kata dari dukacita, karena bersukacita adalah kegembiraan, senang, selalu tersenyum. Pada umumumnya seseorang yang bersukacita itu  sedang dan atau telah mendapatkan sesuatu yang sangat berharga atau bernilai bagi dirinya baik berupa benda maupun bukan benda, itulah alasan mengapa mereka bersukacita.

Suka-cita yang diberikan dan yang diterima manusia itu ada durasi waktunya, sementara sukacita yang berasal dari TUHAN diberikan dan diterma manusia itu sifatnya kekal (sejati) itulah perbedaan sukacita Dunia dan sukacita dari Surga, makanya sekarang tergantung pada diri manusia itu sendirin, pilih sukacita dunia atau sukacita Surga. Kita harus bisa menentukan sekarang atau saat ini, seseorang tidak bisa menolong satu dengan yang lainya termasuk orang tua, saudara dan kerabat kita sekalipun apabila suka-cita Surga itu sudah berlalu dari diri kita. Perbuatan baik harta benda kemewahan dan derajat, pangkat yang lainya tidak mampu untuk menjadi alat untuk menukarkan sukacita dari Surga. Kata Paulus "Dibenarkan oleh karena iman" sebab akar dari sukacita kekal adalah kebenaran karena iman kepada KRISTUS, tanpa iman kepada DIA tidak ada suka-cita tetapi yang ada dukacitan karena beban berat, keputus-asaan. Karena sukacita itu adalah kasih karunia dari ALLAH BAPA untuk umat manusia yang taat dan kasih kepadaNYA  sehingga hanya melalui KRISTUS segala keresahan, dukacita akan bisa dilepaskan dan yang lain tidak sanggup untuk melakukanya.

"Semuanya itu KUkatakan kepadamu supaya sukacitaKU ada dalam kamu dan sukacitamu menjadi Penuh," Itulah alasan kuat mengapa harus bersuka-cita karena KRISTUS telah lebih dulu mengasihi dan kita tinggal di dalam kasihNYA. maka dari itu dalam kesesakan dan bert"Bersukacitalah  dalam pengharapan, sabarlah bertekunlah dalam Doa." Alasan  bersukacita karena kita mempunyai pengharapan di dalam KRISTUS yang berani menanggung semuanya, makanya Rasul Paulus lebih tegas lagi berkata:"Bersukacitalah senan tiasa di dalam TUHAN!Sekali lagi ku katakan bersukacitalah! Dia memberikan perintah dan himbauan kepada jemaat di Pilipi untuk selalu bersukacita dalam DIA dan itu diulangi dua kali. Bagi dia bersukacita dalam TUHAN itu mendapatkan prioritas yang sangat penting dalam mengikut KRISTUS. Sekalipun kita menghadapi situasi yang sulit maka kebaikan hati harus diketahui dan dinyatakan kepada semua orang, mengapa harus bersukacita karena "TUHAN sudah dekat," Untuk mengatasi kekawatiran hidup bersukacita dalam DIA, berdoa menyatakan keinginan dan menyatakan keinginan kepada ALLAH dengan suka-cita. Untuk itu bersukacita, berdoa dan bersyukur adalah tri logi kehidupan yang harus dijalankanya dalam kehidupan orang percaya. 

"Peramah"
Peramah adalah hubungan pergaulan yang terjadi antara teman (sahabat) dengan orang lain yang belum kenal sekalipun, mengapa TUHAN menghendaki pengkutnya untuk ramah, yaitu bergaul dan bercakap-cakap dengan sahabat atau dengan orang lain karena para pengikut KRISTUS itu adalah saudara di dalam DIA. Bagaimana sikap persaudaraan itu? Salah satunya adalah ramah terhadap saudara-saudaran, oleh karena itu ramah dalam iman Kriten adalah modal dasar karena hidup berkekristenan dasarnya adalah kasih, sedangkan ramah adalah bentuk kasih itu sendiri. Untuk mendukung sukacita dari ALLAH maka hidup ramah dengan yang lain menjadi harga mati sehingga harus dilakukanya karena hanya dengan hal ini berita Surgawi dapat diberitakan kepada  yang lain.

Bagaimana kerja-kerja YESUS dalam pergaulan selama hampir tiga setengah tahun dengan masyarakat yaitu tanpa dibatasi jarak dan dengan siapapun selalu diajak bersahabat dan diberi pertolongan termasuk yang bagi bangsa Israel tidak masuk hitungan namun bagi YESUS menjadi preoritas, misalnya pristiwa dalam rangkaian khotbah di atas bukit adalah bentuk kepedulian-NYA tanpa kecuali. Sebagai pengikut KRISTUS harus mengikuti jejakNYA ramah kepada sesama manusia supaya kabar keselamatan dan suka-cita tersebar luas kepada semua orang tannpa kecuali. Untuk itu mintalah pertolongan ROH KUDUS supaya memberikan kuasa kepada kita untuk ramah kepada yang lain, tetapi luruskan dan murnikan motifasi bahwa semuanya ini hanya untuk kemuliaan dan pekerjaan TUHAN di bumi ini.

"Penurut"
Apa yang dimaksudkan dengan kalimat penurut di sini adalah patuh, tidak melawan dan yang ada kaitanya dengan Firman TUHAN,  kata penurut ini bukanya tanpa dasar yang jelas tetapi harus mempunyai syarat: Menurut pada Firman TUHAN, kalau kita menjadi-penurut-penurut firman TUHAN maka kata Rasul Paulus " kita bukan menjadi anak gampang:  manusia yang lahir  dari pada hasil hubungan gelap. Anak Gampang adalah anak yang tidak sah dan tidak akan mendapatkan hak warisan harta kekayaan dari orang tua.  Tetapi  jika kamu bebas dari ganjaran yang harus diderita setiap orang maka kamu bukanlah anak tetapi anak tetapi anak-anak gampang. Tetapi jika kiamu tidak pernah menerima didikan yang seharusnya diterima oleh semua kamu adalah anak haram bukanya anak halal. Kalau kamu tidak turut dihukum seperti semua anaknya seperti yang lain berarti kalian bukan anak yang sah melainkan anak yang tidak sah. Namun jika kamu tanpa didikan - yang olehnya semua telah menjadi orang-orang yang ambil bagian - kamu adalah anak-anak haram dan bukan anak-anak. Jika kamu tidak mendapatkan hajaran pada hal semua orang sudah merasakan hal itu maka kamu adalah anak haram bukan anak yang sah".
Tetapi semua orang yang menerimaNYA diberiNYA kuasa, supaya menjadi anak-anak ALLAH, yaitu yang percaya dalam namaNYA; orang-orang yang diperanakan bukan dari darah atau dari daging bukan pula secara jasmani oleh keinginan seseorang laki-laki melainkan dari ALLAH."
  Kalau dalam Perjanjian Lama  anak hasil  perkawinan oleh laki-laki atau perempuan yang bukan Yahusi, dari perkawinan tersebut ntersebut menghasilkan anak-anak gampang yang tidak menurut apa yang telah ditetapkan oleh ALLAH untuk itu supaya tidak menjadi anak-anak gampang dan menghasilkan anak-anak gampang, harus menjadi penurut-penurut ALLAH sehingga  menjadi anak-anak ALLAH yang senantiasa bersuka-cita, berdoa dan bersukur kepadaNYA. Hanya dengan melaksanakan ketiganya maka kita tidak menjadi anak-anak gampang dan selalu menjadi anak nanak yang  penurut-penurut Firman.

Dengan peran serta ROH KUDUS maka kita dimampukan oleh DIA, maka yang menentukan adalah jauh dekatnya hubungan antara kita dengan-NYA maka keselamatan akan kita dapatkan, seperti kata Pemazmur:" apakah jalanku serongn ntuntunlah aku di jalan yang kekal". Supaya jalan kita tidak serong harus menjadi penurut-penurut ALLAH dan firman-NYA adalah yang pokok dalam kehidupan, maka dari itu kerjakan apa yang sudah termaktup di dalam Firman-NYA, sehingga kehidupan kita  aman sentosa, oleh karena itu "Siapa  banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum ia sendiri akan diberi minum," artinya kehidupan kasih yang kita lakukan telah lebih dahulu dilakukan oleh KRISTUS. Bagaimana DIA memperdulikan sesama sampai tidak mengenal waktu dan semua orang yang membutuhkan pertolongan IA tolong tanpa memperhatikan latar belakang suku, Bangsa, agama, warna kulit serta serta perbedaan yang lain sehingga Yesus mengatakan: orang yang sakit yang membutuhkan tabib, Samuel juga mengatakan: "Bersyukurlah kepada TUHAN panggilah namaNYA, perkenalkanlah perbuatan-NYA diantara Bangsa-bangsa".

Rasa syukukr kepada TUHAN itu sangat perlu dan  dan hukumnya wajib untuk dilakukan, bentuknya bermacam-macam dan sangat berbeda satu dengan yang lain dalam mengungkapkan rasa syukurnya. "Panggilah namaNYA bisa diungkapkan lewat pujian, bermazmur, menyembah dan berdoa 
Hal ini dilakukan supaya menjadi anak ALLAH yang penurut, selalu tekun didalam mengajar imanya kepada TUHAN. Penulis Ibrani menggambarkan bertekun dalam mengajarkan iman dengan perlombaan yang diikuti oleh umatNYA, karena untuk memperoleh kemenangan harus fokus. Dalam melakukan itu hanya tertuju pada  YESUS tentu akan memperoleh keberhasilan karena didalam DIA keberhasilan yang kita capai adalah dari kekal sampai kekal itu semua terjadi kerena kita menjadi penurut-penurut ALLAH, maka dari itu supaya bisa dipertahankan oleh para pengikut KRISTUS dari dahulu sekarang dan selamanya. "Sesungguhnya ALLAH itu baik bagi mereka yang tulus hatinya,bagi mereka yang bersih hatinya"

Sabtu, 09 Januari 2016

JANGAN ADA DUSTA DIANTARA KITA

"Jangan kamu berdusta melawan kebenaran"

Berdusta adalah tindakan dalam bentuk pikiran, perkataan dan tindakan yang bukan sebenarnya, mengapa seseorang sampai melakukan dusta?Karena hanya dengan berdusta seseorang itu mencoba untuk meyakinkan orang lain supaya dirinya masih tetap eksis di dihadapan banyak orang kususnya mereka yang setatusnya berada dibawahnya. Seseorang yang melakukan hal yang demikian adalah dia yang tidak punya kapasitas, kapabilitas dan integeritas sehingga untuk  meyakinkan orang harus dengan janji-janji palsu karena tidak ada realisasinya sama sekali antara yang diucapkan dengan tindakanya, dusta itu bisa dilakukan oleh semua tingkatan sosial manusia mulai dari yang paling tinggi sampai manusia yang setatus sosialnya paling rendah. Berdusta itu bisa dilakukan oleh pribadi, kelompok dan oleh Negara dan Bangsa (Pemerintahan) kepada rakyatnnya baik itu Eksekutif, Legeslatif maupun Yudikatinf. Berdusta itu juga bisa dilakukan oleh korporasi (perusahaan) untuk memperoleh keuntungan yang sebanyak-banyaknya dan mengeluarkan modal yang sangat sedikit tetapi mendapatkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya. Bahkan korporasi bisa berkolaborasi dengan Negara untuk  mendustai rakyatnya supaya rakyat itu tetap miskin dan mudah ditindas dan terus bergantung pada mereka, karena memang pengelolaan Negara ini  dengan satu kata yaitu dusta. Siapa yang di dustai yaitu rakyat, karena dusta itu rakyat mengalami penindasan yang dilakukan oleh manusia kepada manusia yang lainya. Para pengusaha dan penguasa berwatak dan berkarakter seperti Edom.
"Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu,"
 Dusta oleh ALLAH mendapatkan perhatian yang sangat serius karena dampaknya memang terlalu besar baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain, karena dusta persatuan dan kesatuan bangsa ini  bisa hancur, para penjajah bisa bertahan selama tiga setengah abat karena melakukan politik adu doba, dan politik adu domba itu masuk dalam kategori perbuatan dusta, karena antara, pikiran, perkataan dan tindakanya tidak sama. Begitu juga  dengan yang terjadi di Negara ini yaitu dengan mengeksploitasi sumber-daya alam mereka cenderung merusak alam dari pada menjaga kelestarianya untuk kepentingan Bangsa dan Negara. Eksploitasi itu justru untuk kepentingan negara asing dan kepentingan diri sendiri dan golongan yang mempunyai modal besar, kalau dilihat dari sisi regulasi maka kegiatan itu legal tetapi proses-proses untuk memperoleh legalitas itu dengan cara-cara yang ilegal sebab memperolehnya dengan cara-cara dan tindakan yang transaksional, menyuap dan tindakan yang terlarang lainya. Di indonesia itu tindakan yang legal dan ilegal bedanya sangat tipis atau nyaris tidak ada bedanya. Maka dari itu para pengikut KRISTUS harus selalu waspada, karena hal yang diatas itu seperti kawanan domba yang berada di tengah-tengah kawanan srigala yang siap menerkamnya. Birokrasi yang korup yang telah berkolaborasi dengan korporasi (para kapitalis) baik yang datang dari dalam dan luar negeri yang membuat rakyat menjadi miskin (memang sengaja dibuat miskin). Mereka ibarat srigala berbulu domba walaupun kelihatanya baik seperti malaekat tetapi dia setan yang menyerupai malaikat.

Setan adalah raja pendusta yang sukanya mendustai manusia yang tidak kuat imanya seperti Edom akan tergoyahkan imanya, hancurnya hubungan antara manusia Adam dan Hawa dengan ALLAH karena dusta iblis dalam rupa ular memuatar balikan perkataan-NYA ALLAH. "Semua pohon dalam taman ini boleh  kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu jangan kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakanya pastilah engkau mati." Sementara itu iblis yang menyerupai ular berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati tetapi ALLAH mengetahui bahwa pada waktu kamu  memakanya matamu akan terbuka dan kamu akan menjadi seperti ALLAH, tau akan yang baik dan yang jahat."

Kalau kita cermati ada empat kali iblis mendustai Hawa sehingga ia melihat, merasa menarik dalam penglihatanya dan baik untuk dimakan dan sedap rasanya dan pohon ini menarik hatinya setelah itu mengambil buahnya dan memakanya dan diberikanya kepada nsuaminya. Paska makan buah pengetahuan baik dan jahat yang terjadi dengan manusia adalah"terbukalah mata mereka berdua dan mereka tau bahwa mereka telanjang;lalu mereka menyematkan daun pohon ara dan membuat cawat. Ketika mereka  mendengar bunyi langkah TUHAN ALLAH yang berjalan dalam taman itu,pada saat itu bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN ALLAH diantara pohon-pohon dalam taman. Mereka berdua merasa malu karena telanjang, hal ini menandaskan bahwa kata malu itu juga bisa berkonotasi dosa apabila konteksnya seperti Adam dan Hawa.

Tidak ada seorangpun manusia yang suka didustai oleh orang lain karena dengan dusta itu banyak yang dirugikan  sebab dusta memecah belah persaudaraan, persahabatan  dan menghilangkan peluang apapun baik pribadi maupun kelompok. Dusta itu benar-benar sangat merugikan dalam kehidupan kita sehari-hari baik saat ini maupun yang akan datang oleh karena itu bertobatlah kepada ALLAH supaya hidup kita penuh dengan damai sejahtera. Minta perolonganlah pertolongan dengan ROH KUDUS karena hanyalah DIA yang menyanggupkan supaya manusia tidak melakukan dusta baik kepada ALLAH maupun kepada manusia yang lain.

Senin, 28 Desember 2015

"Akan terjadi pada hari-hari yang terakir:gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung"

Di daerah Israel ada dua karakteristik atau geografis yaitu padang gurun dan bukit-bukit, sedangkan daerah yang digunakan untuk tempat tinggal adalah daerah perbukitan, mengapa demikian? karena jika mereka tinggal dipadang gurun akan penuh dengan bahaya baik yang datang dari alam seperti badai pasir, kalau siang terlalu panas dan kalau malam hari terlalu dingin, bahaya yang lain datang dari binatang berbisa yang sangat mematikan seperti ular dan kalajengking. Itulah konteks dari kata "gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung."

Gunung adalah gambaran kekuasaan dan kekuatan dari ALLAH, gunung tempat rumah TUHAN, berbicara eksistensiNYA sebagai ALLAH yang kuat dan perkasa apabila dibandingkan dengan makluk yang lain kususnya manusia. "Kata menjulang tinggi diatas bukit", supaya kekuatan, keperkasaan DIA dapat dilihat dan dirasakan oleh manusia, gunung dan perbukitan sebagai pembelajaran bagi manusia bahwa DIA lebih perkasa, berkuasa dan lebih kuat dari pada manusia. ALLAH juga mengajarkan bahwa kasihNYA kepada manusia melebihi tingginya gunung dan luasnya bumi oleh karena itu jangan sampai ragu dan goyah untuk mengikut DIA serta melayaniNYA. Jka kita ingin merasakan kedamaian hidup walaupun kita banyak rintangan, menerjang badai kehidupan karena pasti IA menolong dan tidak membiarkan sampai kita tergeletak dan dipermalukan. Hal ini yang harus menjadi kerinduan  bagi para umatNYA, karena DIA adalah kebenaran dan hidup bagi yang percaya kepadaNYA akan memperoleh perdamaian abadi karena

Kamis, 17 Desember 2015

"Ayat 4. Sekalipun engkau terbang tinggi seperti rajawali, bahkan sekalipun sarangmu ditempatkan diantara bintang-bintang dari sanapun aku akan menurunkan engkau-demikianlah Firman TUHAN"

Tidak ada larangan seseorang itu mempunyai mimpi dan opsesi setinggi langit tetapi hanya DIA yang menjadi penentu dari semuanya itu, kata "terbang tinggi seperti rajawali" dalam konteks Edom adalah bentuk kesombongan, individualisme yang itu sangat dibenci oleh ALLAH sehingga IA menurunkan engkau dari tempat ketinggian dan jatuh tergeletak tidak akan bangun-bangun lagi.

Terbang tinggi seperti rajawali berbicara masalah karakter atau watak Edom yang suka merendahkan sesaeorang atau kelompok yang kondisi Ekonomi, Sosial dan Politiknya (EKOSOPnya) berada dibawahnya, Edom adalah kelompok yang suka berperang atau menguasai dan menaklukan kelompok lain, merampas harta benda dan menjadikan mereka budak baginya. Watak penindas dan haus kekuasaan yang ada pada dia menjadi alasan mengapa ALLAH menurunkan Edom dari terbang tingginya, ia merasa kalau sudah berada di tempat yang paling tinggi itu tidak ada yang menyamai atau melebihi dia. Tempat yang tertinggi juga bisa diartikan Edom dalam puncak kekuasaan atau puncak popularitas, kedudukanya akann diikuti oleh harta benda kemewahan.

Memang imperialisme itu akan diikuti dengan penindasan manusia atas manusia yang menjadi faktor utamanya adalah harta benda dan kemewahan, jabatan dan wanita dan pria, watak dan karakter seperti ini dari dahulu sampai maranata akan terus mewarnai dinamika kehidupan ini, bahkan bentuk